Kimia Medisinal 4

 Link Youtube materi pertemuan Keempat ,

"Sifat - Sifat Fisiko Kimia Obat"

Kelarutan obat merupakan faktor penting dalam sifat fisikokimia obat, dimana obat yang dapat memberikan efek terapi adalah obat yang dalam keadaan terlaut. Beberapa obat memiliki tingkat kelarutan obat yang rendah, dengan hal ini perlu adanya modifikasi dengan beberapa teknik/metode seperti kompleksasi, dispersi padat, penurunan ukuran partikel dan derivatisasi untuk meningkatkan kelarutan obat

https://youtu.be/HGoXBUBGdBI

Komentar

  1. kelarutan merupakan salah satu parameter dan juga faktor penting dalam sifat fisikokimia obat. Dimana obat nantinya akan memberikan Efek terapeutik ketika dalam keadaan yang terlarut. Tetapi, dalam beberapa obat ada beberapa obat yang dia itu memiliki tingkat kelarutan obat yang rendah. Maka perlu dilakukan upaya untuk dapat meningkatkan kelarutan obat tsb agar efek terapeutik ny sampai.
    Jadi ada yang namanya penggolongan obat yaitu tergolong menjadi 4 kelas menurut BCS (biofarmasiatik klasification system).
    - untuk kelas 2 dan juga kelas 4 nya itu sama-sama memiliki tingkat kelarutan obat yang rendah tetapi, kelas 2 memiliki tingkat permeabilitas yang tinggi sedangkan kelas 4 memiliki tingkat permeabilitas yang rendah.
    modifikasi obat pada kelas 2 hanya cukup untuk meningkatkan tingkat kelarutan obat saja, sementara untuk kelas 4 selain untuk meningkatkan kelarutan obat juga perlu ditambahkan eksipien ataupun bahan tambahan pada obat karena dia juga memiliki tingkat dan mobilitas rendah. Fungsinya yaitu untuk meningkatkan absorpsinya ataupun penyerapan obatnya.
    Jadi, ada teknik yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kelarutan obat yang pertama itu ada :
    kompleksasi —> merupakan suatu modifikasi yg akan meningkatkan kelarutan pada obat yg bersifat hidrofob yg membentuk ikatan kompleks dg pembawa. Ex : siklodextin
    Dispersi padat —> modifikasi untuk meningkatkan kelarutan obat karena terdisfusinya suatu molekul. Molekul tsb bs bersifat Amor/ kristal dsb yg dimana nantinya molekul ini dia itu akan dikelilingi oleh senyawa yang bersifat inert. Senyawa ini pastinya bersifat hidrofil karena nanti akan meningkatkan kelarutan obat tersebut. Diapersi padat memiliki beberapa keuntungan dan juga beberapa kerugian
    Keuntungan : akan menyebabkan penurunan ataupun pengurangan ukuran partikel. karena pengurangan ukuran partikel jadi semakin kecil ukuran partikel tersebut nantinya obat ini akan lebih mudah melarut.
    Kekurangan : kurang stabil karena mudah lembab
    Penurunan uk partikel —> semakin kecil uk partikel semakin mudah obat melarut. Penerapannya yaitu pada pembuatan nano suspensi. Dengan cara meningkatkan larutan dg menstabilkan mikron kristal pd media air yg d beri tekanan dan membuat partikel mudah untuk melarut.
    Penurunan uk partikel yg kurang dari 1 mikron meter (mm) akan lebih mudah terlarut.
    Derivatisasi —> modifikasi pd gugus fungsional molekul obat yg akan mengahasilkan derivat (molekul turunan). Contohny artesunet yg merupakan turunan dari artemisin. Artesunet ini memiliki tingkat kelarutan tinggi dibanding artemisin.

    Seperti yg sudah saudari meilisa jelaskan, bahwa salah satu keuntungan dari dispersi padat adalah mengurangi ukuran partikel dalam meningkatkan kelarutan obat.
    Lalu, bagaimana mekanisme yang terjadi pada kelarutan obat sehingga dispersi padat juga dapat menyebabkan kristalisasi yang tentunya dapat mengurangi laju disolusi sehingga mengurangi tingkat kelarutan obat? Kemudian faktor seperti apakah dalam mekanisme yg terjadi pada kristalisasi tersebut yg dapat mempengaruhi kelarutan obat? Lalu, proses atau reaksi seperti apakah yang akan terjadi jika obat yg mengalami hal tersebut tidak sengaja terkonsumsi oleh tubuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi tidak semua obat dapat dilakukan proses ini karena memungkinkannya terjadi kristalisasi akibat suhu dan kelembapan. Dispersi padat yang disimpan pada suhu ruang ±25⁰C pada waktu lebih dari 2 bulan, obat cenderung mengalami aglomerasi untuk mengurangi luas permukaan total. Meningkatnya ukuran molekul obat dapat menjadi penyebab menurunnya laju disolusi dan menurunnya tingkat kelarutan

      Sebelumnya aglomerasi dapat mengubah kristal secara langsung menjadi bentuk bulat yang dipadatkan selama proses kristalisasi dan salah satu faktornya adalah suhu. Suhu yang lebih tinggi di atas suhu kamar, tidak ada aglomerasi yang terjadi. Pada suhu yang lebih rendah, aglomerasi yang lebih besar terbentuk

      Kelarutan suatu obat dapat mempengaruhi bioavailabilitas obat itu sendiri, dimana obat yang mempunyai kelarutan kecil akibat proses aglomerasi pada dispersi padat akan memperlambat laju disolusi obat sehingga akan membatasi proses absorpsi gastrointestinal obat karena kecepatan laju disolusi merupakan tahap yang menentukan pada proses absorpsi oba itu sendiri. Dengan hal itu maka nantinya akan mengakibatkan bioavailabilitas obat juga akan rendah, sehingga efek terapeutik tidak maksimal

      Hapus
    2. Baiklah, jadi mekanisme yang terjadi pada kelarutan obat sehingga dispersi padat juga dapat menyebabkan kristalisasi yang tentunya dapat mengurangi laju disolusi sehingga mengurangi tingkat kelarutan obat yaitu, tidak semua obat dapat dilakukan proses ini karena memungkinkannya terjadi kristalisasi akibat suhu dan kelembapan. Dispersi padat yang disimpan pada suhu ruang ±25⁰C pada waktu lebih dari 2 bulan, obat cenderung mengalami aglomerasi untuk mengurangi luas permukaan total. Meningkatnya ukuran molekul obat dapat menjadi penyebab menurunnya laju disolusi dan menurunnya tingkat kelarutan.

      mekanisme yang terjadi pada kelarutan obat sehingga dispersi padat juga dapat menyebabkan kristalisasi yang tentunya dapat mengurangi laju disolusi sehingga mengurangi tingkat kelarutan obat dan faktor seperti apakah dalam mekanisme yg terjadi pada kristalisasi tersebut yg dapat mempengaruhi kelarutan obat yaitu, Sebelumnya aglomerasi dapat mengubah kristal secara langsung menjadi bentuk bulat yang dipadatkan selama proses kristalisasi dan salah satu faktornya adalah suhu. Suhu yang lebih tinggi di atas suhu kamar, tidak ada aglomerasi yang terjadi. Pada suhu yang lebih rendah, aglomerasi yang lebih besar terbentuk.

      proses atau reaksi seperti apakah yang akan terjadi jika obat yg mengalami hal tersebut tidak sengaja terkonsumsi oleh tubuh yaitu, Kelarutan suatu obat dapat mempengaruhi bioavailabilitas obat itu sendiri, dimana obat yang mempunyai kelarutan kecil akibat proses aglomerasi pada dispersi padat akan memperlambat laju disolusi obat sehingga akan membatasi proses absorpsi gastrointestinal obat karena kecepatan laju disolusi merupakan tahap yang menentukan pada proses absorpsi oba itu sendiri. Dengan hal itu maka nantinya akan mengakibatkan bioavailabilitas obat juga akan rendah, sehingga efek terapeutik tidak maksimal.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 11

Kimia Medisinal 9