Kimia Medisinal 6
Link Youtube materi pertemuan Keenam ,
"Hubungan Struktur & Sifat Fisika Kimia dengan Aktivitas Biologis suatu Turunan Obat"
obat yang akan memberikan aktivitas biologis tentunya adalah senyawa obat yang nantinya akan mampu untuk menembus membran biologis sel. Membran biologis mengandung lipid sehingga obat yang mampu menembus membran biologis adalah obat yang bersifat lipofilik. Obat yang bersifat lipofilik adalah obat yang tidak terionkan
Terdapat obat yang memiliki aktivitas biologis apabila terjadi proses ionisasi, namun ada pula pada keadaan sebaliknya, yakni aktivitas biologis obatnya meningkat saat tak terionisasi, bagaimana membedakan jenis obat yg aktif dalam terionisasi dengan obat yang aktif saat tak terionisasi? Apa hubungan struktur obat dan aktivitas biologis obat yang terjadi saat obat terionisasi maupun tak terionisasi
BalasHapusObat akan menghasilkan aktivitas biologi apabila obat dalam keadaan tak terionisasi, hal ini sudah dijelaskan didalam video, obat yang mudah terionisasi akan sulit untuk mencapai membran sel sehingga sulit untuk mencapai aktivitas biologis
HapusSeperti yang sudah dijelaskan dalam video, asam barbiturat memiliki aktivitas biologis saat tak terionisasi. Namun berdasarkan yang saya baca terdapat perbedaan, yakni pada Asam 5-dietilbarbiturat pada ph fisiologis mudah terionisasi 99,9% sedangkan untuk Asam 5,5-dietilbarbiturat (fenobarbital) pada ph fisiologis >50% dalam bentuk tidak terionisasi, artinya disini Asam 5,5-dietilbarbiturat (fenobarbital) memiliki aktivitas biologis yang baik. Bagaimana hubungan struktur obat tersebut sehingga memberikan hasil aktivitas yang sangat berbeda
BalasHapusMenurut referensi yang saya baca 5,5 dietilbarbiturat mudah terionisasi buka tak terionisasi, hal ini disebabkan sifat keasaman yang disebabkan oleh terbentuknya tautomeri laktim, yang menyebabkan 5,5dietilbarbiturat akan mudah terionisasi sehingga nantinya sulit menembus membran sel sehingga tidak mencapai aktivitas biologis.
Hapus